Tidak semua yang Saya tulis adalah Saya, tidak semua yang Kamu baca adalah Kamu

Kamis, 26 Juli 2012

Cara menghapus kronologi fb di chrome



Banyak fitur yang ditambahkan setelah kronologi/timeline diterbitkan pihak facebook. Tetapi dari sekian ratus juta pengguna facebook, sebagian menyukai sebagian lagi tidak menyukainya.

Entah mengapa mereka tidak menyukainya, karena apa saya sendiri kurang tahu. Mungkin dengan aktifnya kronologi/timeline mereka harus utak-utik lagi tombol-tombol pengaturannya.

Bagi yang suka menggunakan kronologi silahkan dilanjutkan, anda dapat pelajaran baru untuk berkreasi membuat sampul kronologi pengaturan aplikasi dan sebagainya. Namun bagi yang tidak suka anda bisa menonaktifkannya. Apa bisa? Bisa. namun sampai saya menulis artikel ini cara tersebut baru suport untuk chrome, safari dan dan IE.

Nah, bagi pengguna chrome, safari dan dan IE sekarang anda dapat menonaktifkan kronologi facebook dengan cara sebagai berikut:

1. Log In ke Facebook anda.

2. Klik tautan berikut http://www.timelineremove.com/

3. Lihat bagian kiri atas, ketikkan TimelineRemove pada kotak yang disediakan, lalu tekan Enter.

4. Tunggu sebentar hingga muncul icon TimelineRemove.

5. Lihat kotak biru di sebelah kanan klik Tambahkan, lalu akan muncul kotak dialog untuk memasang aplikasi tersebut klik Ya dan tunggu beberapa saat hingga aplikasi tersebut selesai diinstall.

6. Selesainya install pada pojok kanan atas terdapat pemberitahuan bahwa aplikasi tersebut telah selesai di tambahkan.

7. Selanjutnya, silahkan kembali ke tab facebook anda, jika jaringan anda mendukungrefresh/muat ulang facebook anda. Tetapi jika jaringan anda lemot, coba anda Log Outsebentar lalu anda Log In kembali.

8. Jreeeenng.... he heee..., terserah anda mau bilang apa.

"Selamat mencoba"

Jumat, 13 Juli 2012

Menyepi

Jika ada tempat untuk sembunyi, Aku akan kesana
Jika ada sebuah ruang untuk mengunci diri, Aku akan tidur didalamanya
Jika ada satu cara saja untuk menghapus semua kenangan, akan Aku lakukan sekalipun harus terlahir kembali

Hujan Dipagi Hari


Aku selalu senang jika hujan turun di pagi hari. Meski banyak yang menentang, karena merasa banyak hal yang harus diselesaikan atau dimulai di pagi hari. Atau ada yang berkata, hujan di pagi hari itu menyebalkan! Adalagi yang lebih ekstrim, mereka berteriak bahwa hujan pada pagi hari adalah bencana besar!!Tapi aku, aku berbeda dengan mereka, aku selalu senang dan damai jika hujan menyirami tanah bumi di pagi hari.
bayangkan saja,,
Pada pagi hari yang biasa-biasa saja-tanpa hujan- maka setelah subuh pikiran banyak orang telah terpenuhi dengan seabrek rutinitas yang harus dilewati dan dikerjakan di pagi hari. Istri-istri harus segera memasak dan menyiapkan hidangan untuk anak-anak dan suami. Suami-suami harus segera bergegas berlomba mengais rejeki di luar rumah. Dan anak-anak sibuk memriksa PR dari guru-gurunya, rebut dengan baju seragam yang belum rapi atau bahkan bagi yang merasa tidak terpenuhi kebutuhannya mengespresikan dengan tangis yang tidak pelan. Bayngkan saja, betapa banyak kesibukan di pagi hari yang biasa tersebut???
Karena itulah, marilah rasakan apa yang aku senangi dari hujan di pagi hari.
Jika hujan datang di pagi hari, maka gemericik airnya itu seakan menunjukkan bahwa Tuhan sedang memperlihatkan keberadaan-Nya di dekatku. Maka dengan pasti aku pun segera beranjak dari tempatku semula untuk melihat-Nya lewat buliran-buliran air langit itu. Meredam segala rasa tidak terima atas banyak karunia yang telah digariskan-Nya. Karena dingin pagi dan dingin air langit saat itu sedang menyatu menyirami akal pikiran yang masih jernih, meumbuhkan pohon-pohon rindang dalam hati dan jiwa, kemudian memunculkan buah-buah yang manis dalam senyuman di sepanjang hari. Hujan di pagi hari selalu menentramkan.
Jika hujan datang di pagi hari, maka matahari akan muncul agak lambat, sinarnya pun tidak akan begitu menyengat. Maka semnagat pada hari itu terbakar dengan keikhlasan dan kedamaian yang hamper sempurna. Keringat-keringat yang bercucuranm pun tidak akan menimbulkan keluhan-keluhan pahit, bahkan bisa berubah dengan puji-pujian yang manis kepada Sang Khaliq. Bagaimana tidak nyaman???? Ketika bekerja seraya mendengarkan musik alam yang indah, menyekap kebisingan-kebisingan yang selalu ada di pagi-pagi hari yang biasa-tanpa hujan-. Hujan di pagi hari selalu menyenangkan.
Jika hujan datang di pagi hari, maka pesonanya membawa suasana ketergesa-gesaan menjadi tenang, rasa takut telat bekerja menjadi damai, dan keributan mencari baju seragam diubah menjadi keheningan sesaat.

Kamis, 12 Juli 2012

Pendarahan Post Partum


Definisi :
Perdarahan Post partum (PPP) adalah perdarahan setelah bayi lahir (Kala IV) sebelum / pada saat setelah pl
ibubayiasenta lahir, dengan jumlah >500 cc.
Penyebab :
  • Atonia uteri
  • Laserasi jalan lahir
  • Retensio Plasenta
  • Kelainan proses pembekuan darah.
Penatalaksanaan :
  • Pasien diinfus
  • Pasien tidur trendelenberg
  • Selimuti tubuh Pasien
  • Oksigenasi
  •  
Atonia Uteri
  • Massage uterus melalui diding abdomen dengan cara : tangan kanan penolong melakukan gerakan memutar sambil menekan infus uteri.
  • Bersamaan dengan massage uterus ? beri methergin 0,2 mg ( Metil ergometrin ) iv
  • Bila pendarahan belum berhenti -> beri oxytosin 5-10 unit dalam 500 ml Dextrose 5% atau RL.
  • Bila tindakan di atas tidak menolong -> kompresi bimanual, dengan cara : satu tangan masuk uterus, tangan yang lain menahan korpus uteri melalui abdomen. Uterus diangkat, diantefleksikan, lalu dengan gerakan memutar uterus dimassage dan ditekan di antara kedua tangan.
  • Bila pendarahan belum juga berhenti -> tamponade uterus, dengan cara : salah satu tangan memegang dan menahan fundus uteri, tangan yang lain memasukan tampon kasa panjang ke dalam uterus. Tampon dipasang dari tepi ke tepi sampai seluruh kavum uteri terisi dan vagina juga terisi tampon . Pada dinding abdomen di atas fundus uteri diberi ganjal -> pasang stagen.
  • Tampon diangkat 24 jam kemudian.
  • Uterus yang makin membesar, tanda vital yang makin jelek -> rujuk dengan keterangan bahwa di dalam uterus terpasang tampon (selama dalam perjalanan tetap dilakukan kompresi bimanual).
Laserasi jalan lahir
Dengan spekulum lakukan eksplorasi, apakah ada :
  • Perlukaan jalan lahir / robekan vagina / robekan serviks
  • Luka episiotomi / robekan perineum
  • Varises pecah
  • Ruptur uteri (terutama bila riwayat persalinan sebelumnya sulit / dilakukan tindakan)
Penanganan :
  • Perlukaan -> jahitan silang yang dalam
  • Ruptur uteri -> rujuk ke RS / RSUD dengan infus terpasang didampingi seorang paramedis.
Retensio Plasenta
Lakukan manual Plasenta :
  • Satu tangan menahan fundus, tangan yang lain (dengan sikap obstetrik) dimasukan ke dalam vakum uteri dengan menyusuri tali pusat.
  • Pinggir plasenta ( sisa ) dicari dan dilepaskan secara tumpul dengan sisi ulnar tangan.
  • Setelah yakin semua plasenta lepas -> genggam dan keluarkan.
  • Pengeluaran ini dibarengi dengan massage uterus dari luar dan injeksi ergometrin 0,152 mg / metergin 0,2 mg iv.
Bila ditemukan plasenta akreta -> rujuk ke RS / RSUD dengan infus terpasang diserta seorang paramedis.
Kelainan proses pembekuan darah -> Rujuk

Sejarah Kebidanan


SEJARAH MASA LAMPAU
Di Mesir kuno, kebidanan adalah pekerjaan perempuan yang diakui, seperti yang dibuktikan oleh papirus yang berasal Ebers 1900-1550 SM. Lima kolom papirus ini berhubungan dengan kebidanan dan ginekologi, terutama mengenai percepatan proses kelahiran dan kelahiran bayi yang baru lahir prognosis. The Westcar papirus, tanggal sampai 1700 SM, termasuk instruksi untuk menghitung perkiraan tanggal kurungan dan menggambarkan gaya yang berbeda kelahiran kursi. Bas relief di kamar kelahiran kerajaan di Luxor dan candi-candi lain juga membuktikan kehadiran berat kebidanan dalam budaya ini.
Kebidanan di Yunani-Romawi kuno meliputi sejumlah wanita, termasuk wanita-wanita tua yang meneruskan tradisi medis rakyat di desa-desa Kekaisaran Romawi, bidan terlatih pengetahuan mereka yang dikumpulkan dari berbagai sumber, dan sangat terlatih perempuan yang dianggap dokter wanita .
Namun, ada karakteristik tertentu yang diinginkan dalam suatu “baik” bidan, seperti yang dijelaskan oleh dokter Soranus Efesus di abad kedua. Dia menyatakan dalam karyanya, Ginekologi, bahwa “orang yang sesuai akan melek, dengan akal tentang dia, memiliki ingatan yang baik, mencintai pekerjaan, terhormat dan umumnya tidak terlalu cacat sebagai indranya regards [yaitu, penglihatan, penciuman, pendengaran ], suara ekstremitas, kuat, dan, menurut beberapa orang, diberkahi dengan jari-jarinya ramping panjang dan pendek kuku di ujung-ujung jarinya. “Soranus juga merekomendasikan bahwa bidan menjadi simpatik disposisi (walaupun dia tidak perlu melahirkan anak sendiri) dan bahwa ia menjaga tangannya lembut untuk kenyamanan ibu dan anak.
Pliny, dokter lain dari zaman ini, bernilai Kemuliaan dan yang tenang dan tak mencolok disposisi dalam bidan.
Seorang perempuan yang memiliki kombinasi fisik, kebajikan, keterampilan, dan pendidikan pasti sudah sulit ditemukan di jaman dahulu. Oleh karena itu, tampaknya telah tiga “nilai” dari bidan hadir di zaman kuno. Yang pertama adalah ahli teknis, yang kedua mungkin telah membaca beberapa teks pada kebidanan dan ginekologi, tetapi yang ketiga sangat terlatih dan cukup dianggap sebagai dokter spesialis dengan konsentrasi di kebidanan.
Bidan yang dikenal dengan berbagai judul di zaman kuno, mulai dari iatrinē, maia, obstetrix, dan MEDICA.
Tampaknya kebidanan diperlakukan berbeda di ujung Timur Laut Tengah baskom sebagai lawan Barat. Di Timur, beberapa wanita maju di luar profesi bidan (maia) dengan yang dokter kandungan (iatros gynaikeios), yang diperlukan pelatihan formal. Juga, ada beberapa traktat kebidanan beredar di kalangan medis dan berpendidikan dari Timur yang ditulis oleh perempuan dengan nama Yunani, walaupun wanita ini sangat sedikit jumlahnya. Berdasarkan fakta-fakta ini, akan terlihat bahwa kebidanan di Timur terhormat adalah profesi yang terhormat perempuan bisa mendapatkan mata pencaharian mereka dan cukup harga diri untuk menerbitkan karya membaca dan dikutip oleh dokter laki-laki. Pada kenyataannya, sejumlah ketentuan hukum Romawi sangat menyarankan bahwa bidan menikmati status dan upah yang setara dengan laki-laki dokter. [5] Satu contoh dari bides yang dikutip dari Salpe Lemnos, yang menulis tentang penyakit wanita dan disebutkan beberapa kali dalam karya Pliny.
Namun, di Romawi Barat, pengetahuan kita tentang cara mempraktekkan bidan datang terutama dari epitaphs penguburan. Dua hipotesis yang diusulkan dengan melihat sampel kecil epitaphs ini. Yang pertama adalah bidan bukanlah profesi yang freeborn keluarga perempuan yang telah menikmati status bebas dari beberapa generasi tertarik; oleh karena itu tampaknya bahwa sebagian besar bidan adalah dari budak asal. Kedua, karena sebagian besar epitaphs pemakaman ini menggambarkan perempuan sebagai dibebaskan, maka dapat diusulkan bahwa bidan umumnya cukup dihargai, dan memperoleh pendapatan yang cukup, untuk bisa mendapatkan kebebasan mereka. Tidak diketahui dari epitaphs ini bagaimana perempuan budak tertentu dipilih untuk pelatihan sebagai bidan. Gadis budak mungkin telah magang, dan kemungkinan besar bahwa ibu mengajarkan anak-anak perempuan mereka.
Sebenarnya tugas para bidan di zaman kuno terutama terdiri dari membantu proses kelahiran, meskipun mereka dapat juga membantu dalam masalah-masalah medis lainnya yang berhubungan dengan wanita jika diperlukan. Sering kali, bidan juga akan memanggil dokter yang akan on-call dengan dia di dalam kasus yang lebih sulit prosedur yang dibutuhkan selama persalinan abnormal dan dalam kebanyakan kasus ia membawa dua atau tiga asisten.
Pada zaman kuno, hal itu percaya oleh kedua bidan dan dokter yang melahirkan normal dibuat lebih mudah ketika seorang wanita duduk tegak. Oleh karena itu, selama proses kelahiran, bidan membawa bangku ke rumah di mana pengiriman berlangsung. Di kursi kursi adalah lubang berbentuk bulan sabit di mana bayi akan disampaikan. Kursi juga memiliki lengan kursi bagi ibu untuk pegang selama pengiriman. Sebagian besar kursi yang telah punggung pasien bisa menekan, tapi Soranus menunjukkan bahwa dalam beberapa kasus, kursi-kursi asisten backless dan harus berdiri di belakang pasien dan dukungan padanya.
Bidan lalu menghadap pasien, lembut dilatasi dan menarik janin ke depan, sambil memerintahkan para ibu pada pernapasan dan bagaimana untuk mendorong ke bawah selama kontraksi. Asisten membantu dengan mendorong ke bawah pada perut pasien. Akhirnya, bidan menerima bayi, meletakkannya di potongan-potongan kain, memotong tali pusat, dan dibersihkan bayi.
Anak itu ditaburi dengan “halus dan tepung garam, atau natron atau aphronitre” untuk menyerap residu kelahiran , dibilas, dan kemudian bubuk dan dibilas lagi. Selanjutnya, para bidan dibersihkan setiap dan semua hadir lendir dari hidung, mulut, telinga, atau anus. Bidan didorong oleh Soranus untuk menaruh minyak zaitun di mata bayi untuk membersihkan diri setiap kelahiran residu, dan untuk menempatkan sepotong wol direndam dalam minyak zaitun di atas tali pusar. Setelah melahirkan, bidan panggilan pertama dibuat pada apakah atau tidak seorang bayi sehat dan cocok untuk belakang. Dia memeriksa bawaan bayi yang baru lahir cacat dan pengujian yang menangis mendengar apakah atau tidak itu kuat dan ramah. Pada akhirnya, bidan membuat penentuan tentang peluang untuk kelangsungan hidup bayi dan kemungkinan merekomendasikan agar bayi yang baru lahir dengan cacat parah terkena.
Abad kedua terakota Ostian bantuan dari makam Scribonia Attice, istri dokter-dokter bedah M. Ulpius Amerimnus, detail sebuah adegan melahirkan. Scribonia adalah seorang bidan dan lega menunjukkan dirinya di tengah-tengah pengiriman. Seorang pasien duduk di kursi bersalin, mencengkeram pegangan dan asisten bidan berdiri di belakang memberikan dukungan. Scribonia duduk di bangku rendah di depan wanita, merendah memalingkan muka sementara juga membantu pengiriman oleh dilatasi dan memijat leher rahim, seperti yang didorong oleh Soranus.
Jasa bidan tidak murah; kenyataan ini menunjukkan bahwa perempuan miskin yang tidak mampu jasa bidan profesional sering harus membuat hubungannya dengan saudara perempuan. Banyak keluarga kaya memiliki bidan mereka sendiri. Namun, sebagian besar perempuan di dunia Yunani-Romawi sangat mungkin menerima perawatan bersalin dari menyewa bidan, baik yang sangat terlatih atau yang memiliki pengetahuan dasar kebidanan. Selain itu, banyak keluarga memiliki pilihan apakah atau tidak mereka ingin mempekerjakan seorang bidan yang terlatih obat rakyat tradisional atau metode baru proses kelahiran profesional.
Seperti banyak faktor lain di zaman kuno, seringkali perawatan kebidanan berkualitas sangat bergantung kepada status sosial ekonomi pasien.
perspektif sejarah
Pada abad ke-18, sebuah divisi antara dokter dan bidan muncul, sebagai orang medis mulai menegaskan bahwa proses ilmiah modern mereka adalah lebih baik bagi ibu dan bayi daripada kaum-medis bidan.
Pada awal abad ke-18 di Inggris, kebanyakan bayi tertangkap oleh bidan, tetapi pada awal abad ke-19, sebagian besar bayi-bayi yang lahir pada orang-orang berarti memiliki ahli bedah yang terlibat. Sejumlah penelitian baik panjang penuh bersejarah ini pergeseran telah ditulis.
Ilmuwan sosial Jerman Gunnar Heinsohn dan Otto Steiger sudah mengajukan teori bahwa kebidanan menjadi sasaran penganiayaan dan penindasan oleh otoritas publik, karena bidan tidak hanya dimiliki sangat khusus tentang pengetahuan dan keterampilan yang membantu kelahiran, tapi juga mengenai kontrasepsi dan aborsi. [11] Menurut untuk Heinsohn dan Steiger teori, negara modern menganiaya bidan sebagai penyihir dalam usaha untuk terisi kembali benua Eropa yang mengalami kerugian parah tenaga kerja sebagai hasil dari pes (juga dikenal sebagai kematian hitam) yang menyapu benua gelombang, mulai tahun 1348.
Mereka demikian menafsirkan perburuan penyihir sebagai menyerang kebidanan dan pengetahuan tentang pengendalian kelahiran dengan tujuan demografis dalam pikiran. Memang, setelah penyihir perburuan, jumlah anak per ibu meningkat tajam, sehingga menimbulkan apa yang disebut “ledakan penduduk Eropa” modern kali, menghasilkan tonjolan pemuda yang sangat besar yang memungkinkan Eropa untuk menjajah sebagian besar sisa dunia.

Rabu, 11 Juli 2012

Soundtrack n Sinopsis Film Seandainya

Hai sobat, pada hari ini saya ingin memberikan informasi lagu OST Seandainya . Film Seandainya adalah film yang baru di release pada Februari 2012 yang kisah menceritakan "Seseorang mengajari mencintai sunyi. Dan seseorang lainnya mengajari mencintai bunyi. Dan cinta menjadi lengkap karenanya..." .
Synopsis Seandainya :

"Seseorang mengajari mencintai sunyi. Dan seseorang lainnya mengajari mencintai bunyi. Dan cinta menjadi lengkap karenanya...

CINTA hidup dalam sunyi bersama PAPA, ayahnya yang bisu dan tuli. Percakapan mereka adalah bahasa isyarat. Hubungan mereka amat dekat. Semuanya berjalan normal, hingga muncul seseorang dalam hidup Cinta...ARKANA. Papa merasa Cinta berubah setelah ada Arkana, dan menganggap Arkana hádala anak berandalan. Papa melarang Cinta berhubungan dengan Arkana. Tapi demikianlah cinta, semakin dilarang semakin menjadi. Cinta dan Arkana pun backstreet

Hingga akhirnya Papa tahu kalau Cinta tetap menjalin hubungan dengan Arkana. Papa amat marah. Dan kemarahannya telah mencapai puncaknya; Papa tak mau tahu lagi soal Cinta. Kondisi Cinta makin memburuk. Hingga Papa membawanya periksa ke Dokter. Tidak terduga, Cinta ternyata sakit. Leukimia. Dalam keadaan merasa bersalah pada Papanya dan sakit, Cinta memutuskan untuk menjauhi Arkana... Arkana merasa ada yang disembunyikan Cinta. Hingga ia diam-diam mengikuti Cinta dan mengalami kecelakaan ringan...

Tidak terduga, Papa "merestui" Cinta untuk berteman lagi dengan Arkana. Cinta merasa Papa memberinya restu; karena merasa usia Cinta tidak cukup panjang untuk mengerti apa itu arti cinta. Hubungan Papa Cinta dan Arkana membaik. Bahkan Papa memberitahu soal sakit Cinta pada Arkana. Tapi di depan Cinta, Arkana bersikap seakan Cinta hanya sakit ringan. Arkana tidak memperlakukan Cinta seperti orang sakit. Walau dibelakang Cinta, Arkana tak dapat menutupi luka hati dan ketakutannya ditinggal Cinta.

Tepat malam sebelum operasi dengan resiko komplikasi dan berujung pada kematian, mungkin malam itu, malam terakhir mereka berdua. Dan ada yang harus pergi. Tapi kalau pun seseorang pergi, seseorang yang ditinggalkan, tidak akan pernah benar-benar merasa sendirian. Karena mereka saling mengajari arti cinta, saling menguatkan, kalau semua orang harus berdamai...dengan ketakutan..."


Filmnya lumayan bagus & dipadukan dengan nuansa romantis. OST Film Seandainya sangat
keren lagu-lagunya. Lagunya yaitu ;
The Radio - Radio                                Klik download

Randy Pangalila - Takkan Terpisah     Klik download

Selasa, 10 Juli 2012

Kertas Usang


Cinta bukan masalah memiliki
Cinta adalah berani untuk pergi atau ditinggal pergi. . . . .