Tidak semua yang Saya tulis adalah Saya, tidak semua yang Kamu baca adalah Kamu

Jumat, 22 Februari 2013

ASKEB BBL Fisiologi





                                                            ASUHAN KEBIDANAN
                                           PADA BY NY “ T “ Bayi Baru Lahir Fisiologis 
                                                              DI BPM Wisma Rahayu

Oleh:
 Sofa Nidapuspita

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
BANYUWANGI
2013



Kata Pengantar

Puji syukur alhamdulillah kehadirat Allah SWT , yang telah memberi rahmat dan hidayah Nya sehingga tersusunlah makalah ini. Makalah Asuhan Kebidanan ini dibuat sebagai bukti laporan praktek lapangan di Puskesmas Tegaldlimo. Dalam kesempatan ini penyusun ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini , untuk itu penyusun mengharapkan kritik dan saran dari pembimbing. Semoga makalah ini berguna bagi penyusun masa yang akan datang.





DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I                         : PENDAHULUAN
                                      1.1 Latar Belakang
  1.2 Tujuan Penulisan
        1.2.1 Tujuan Umum
        1.2.2 Tujuan Khusus
  1.3 Metode Penulisan
  1.4 Sistematika Penulisan
BAB I I                       : LANDASAN TEORI
  A. Pengertian
  B. Ciri-ciri bayi normal
  C. Penilaian pada bayi baru lahir dengan APGAR SCORE
  D. Pemenuhan kebutuhan pada bayi baru lahir
  E. Pemberian nutrisi pada bayi
  F. Penatalaksanaan pada bayi baru lahir
  G. Konsep asuhan Kebidanan
BAB III                       : TINJAUAN KASUS
  3.1 Pengumpulan Data
  3.2 Identifikasi Masalah
  3.3 Antisipasi Masalah Potensial
  3.4 Identifikasi Kebutuhan Segera
  3.5 Intervensi
  3.6 Implementasi
  3.7 Evaluasi
BAB IV                      : Kesimpulan
  Penutup
DAFTAR PUSTAKA




BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Dewasa ini penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 50 % kematian terjadi dalam periode neonatal. Oleh karena itu, supaya pembinaan kesehatan bayi dimlai dari pemenuhan BBL akan menyebabkan kelainan –kelainan yang dapat berakibat fatal bagi bayi misalnya hipotermi pada BBL yang selanjutnya menyebabkan hipoglikemia. Dan yang tak kurang pentingnya adalah pencegahan terhadap infeksi yang dapat terjadi melalui tali pusat pada waktu memotong tali pusat. Di tinjau dari pertumbuhan dan perkembangan bayi, periode neonatal adalah periode yang paling rentan akan banyak hal, seperti infeksi dan pengaturan tubuhnya terutama pada bayi yang berat lahirnya rendah saat dilahirkan. Sehingga perlu perlu pemberian ASI atau PASI yang cukup untuk membantu bayi dalam keadaan yang sehat dan menurunkan angka kematian bayi . manajemen yang baik pada waktu di kandungan, selama persalinan, segera sesudah melahirkan dan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya akan menghasilkan bayi yang sehat.

1.2 Tujuan Penulisan
      a. Tujuan Umum
          Mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada BBL normal
      b. Tujuan Khusus
          -Mahasiswa mampu melaksanakan pengkajian data pada BBL normal
          -Mahasiswa mampu membuat diagnosa berdasarkan keadaan klien
          -Mahasiswa mampu membuat rencana tindakan pada klien
          -Mahasiswa mampu melaksanakan rencana tindakan asuhan
          -Mahasiswa mampu mengevaluasi atas tindakan yang telah dilakukan

1.3 Metode Penulisan
1. Sesuai Kepustakaan
    Dengan membaca literature yang berkaitan dengan topic asuhan kebidanan pada BBL normal
2. Praktek Langsung
    Memberikan asuhan kebidanan kepada pasien, melakukan pendekatan serta pelayanan kesehatan secara langsung
3. Bimbingan dan Konsultasi
    Dalam penyusunan asuhan kebidan ini, penulis melakukan konsultasi dengan pembimbing ruangan dan pembimbing pendidikan

1.4 Sistematika Penulisan
      Dalam penyusunan asuhan kebidanan ini terdiri dari beberapa bab dan terdiri dari sub bab, sistematikanya sbb :

BAB I             : PENDAHULUAN
Dalam bab ini penulis menjelaskan tentang latar belakang tujuan penulisan,    metode penulisan serta sisitematika penulisan.
BAB II                        : TINJAUAN KEPUSTAKAAN
  Dalam hal ini penulis mengemukan tentang fisiologis masa BBL
BAB III           : TINJAUAN KASUS
  Bab ini akan dilakukan asuhan kebidanan dengan BBL fisiologis
BAB IV          : PENUTUP
Dalam bab ini penulis memberikan beberapa kesimpulan dalam hasil penelitian dan beberapa saran yang dapat berguna bagi pihak yang berkepentingan.

DAFTAR PUSTAKA










BAB II
LANDASAN TEORI

A. PENGERTIAN
Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir dari kehamilan 37-42 minggu dan berat lahirnya 2500 gram sampai 4000 gram. ( Synopsis Obstetri, EGC, Jakarta )

B. CIRI-CIRI BAYI NORMAL
    a. BB 2500-4000 gram
    b. PB 48-52 cm
    c. Lingkar Dada 30-38 cm
    d. Lingkat Kepala 33-35 cm
    e. Bunyi jantung dalam menit pertama kira-kira 180x/menit, kemudian menurun sampai      120-110x/menit
    f. Pernapasan pada menit pertama kira-kira 180 x/menit , kemudian menurun setelah tenang 40x/menit
    g. Kulit kemerah-merahan dan licin karena jaringan sub cutan cukup terbentuk dan diliputi vernics caseosa
    h. Rambut kepala biasanya telah sempurna
    i. Kuku agak panjang dan melewati jari-jari
    j. Genetalia labia mayora sudah menutupi labia minora ( pada bayi perempuan ) testis sudah turun (pada bayi laki-laki )
    k. Reflek menghisap dan menelan baik
    l. Reflek suara sudah baik, bayi bila dikagetkan akan memperlihatkan gerakan memeluk.
    m. Reflek menggengam sudah baik
    n. Eliminasi baik, urine dan meconium akan keluar 24 jam pertama berwarna hitam kecoklatan.





C. PENILAIAN PADA BBL DAPT DITENTUKAN DENGAN APGAR SCORE
Tanda
0
1
2
Warna
Biru pucat
Tubuh merah, anggota biru
Seluruh tubuh merah
Nadi
Tidak ada
Lambat (<100x/mnt)
Diatas 100x/mnt
Refleks
Tidak ada reaksi
Menangis
Menangis kuat
Tonus otot
lemas
Fleksi dari anggota
Pergerakan aktif
Pernafasan
Tidak ada
Lambat, tidak teratur
Baik, menangis

D. Dalam merawat bayi kebutuhan yang harus dipenuhi antara lain
    a. kebutuhan rasa hangat
    b. Makanan pokok yaitu ASI
    c. Cairan
    d. Istirahat dan tidur
    e. Udara yang bersih
    f. Latihan gerakan badan
    g. Kasih saying ibu
    h. Perlindungan
    i. Kebersihan dan sterilitas

E. PEMBERIAN NUTRISI PADA BAYI
    1. Kebutuhan Energi ( kalori )
- 110-120 kkal/kg BB selama beberapa bulan pertama kehidupan
- 100 kkal/ kg BB pada waktu bayi mencapai usia 1 tahun
2. Kebutuhan Cairan
- Hari I                 : 60 cc / kg BB / hari
- Hari II           : 90 cc / kg BB / hari
- Hari III          : 120 cc / kg BB / hari
- Hari IV          : 150 cc/ kg BB / hari

3. Frekuensi pemberian cairan tergantung pada berat badan bayi
- BB < 1.250 gr : 24 x / hari → tiap jam
- BB 1.250 gr – 2000 gr : 12x / hari → tiap 2 jam
- BB > 2000 gr : 8 x/ hari → tiap 3 jam

F. PENATALAKSANAAN PADA BAYI BARU LAHIR
    a. Memberikan jalan napas dan sekaligus menilai APGAR SCORE menit pertama    dengan menghisap lender bayi dari mulut dan hidung dengan memutar, jangan lakukan terus menerus tetapi beri kesempatan pada bayi untuk bernapas, lakukan penghisapan hingga bayi menangis keras
    b. mengeringkan badan bayi dari cairan ketuban dengan menggunakan kain halus
    c. Memotong dan mengikat tali pusat dengan dibungkus kasa steril
    d. Mempertahankan suhu tubuh bayi dengan di bungkus kain hangat dan tidak     memandikan bayi terlebih dahulu
    e. Mendekatkan bayi ke ibu dan menetekkan segera setelah lahir
    f. Membersihkan daerah muka, tangan, lipatan ketiak, dada, punggung kaki dengan kapas yang diberi baby oil ( setiap kali usapan kapas harus diganti )
    g. Memberikan obat salep mata untuk mencegah terjadinya infeksi pada mata dengan menggunakan salep tetrasiklin 1 % untuk pencegahan penyakit mata.

G. KONSEP ASUHAN KEBIDANAN
Adalah suatu system dalam perencanaan pelayanan yang menpunyai 7 tahap yaitu pengkajian data, analisa data, diagnosa masalah, diagnosa potensial, tindakan segera, perencanaan asuhan kebidanan, pelaksanaan asuhan kebidanan, evaluasi

1. Pengkajian
a. Biodata                    : Meliputi nama, umur suku bangsa, agama, pendidikan,pekerjaan,   penghasilan dan alamat
b. Keluhan utama        : Keluhan yang dirasakan oleh klien ketika datang menemeui petugas baik fisik maupun psikis
c. Riwayat Menstruasi : Menarche umur berapa, lamanya, banyaknya darah yang keluar, disminorea, kapan terakhir menstruasi, teratur atau tidak, adakan fluor albus.
d. riwayat kehamilan, persalinan dan nifas yang lalu kehamilan dulu cukup bulan atau pernah keguguran, lahir spontan ataudengan tindakan, lahir dimana aiapa yang menolong
e. riwayat penyakit keluarga: untuk mengetahui kemungkinan adanya penyakit keluarga
f. Riwayat psikososial
Apakah keluarga terutama suami mendukung ibu mengikuti KB suntik 1 bulan
g. Pola pemenuhan Nutrisi
a. nutirsi selam hamil dan setelah melahirkan
b. plaeliminasi, berapa kali, kapan dan bagaimana konsistensinya
c. pola istirahat
d. sexualitas
h. Pemeriksaan Fisik: Meliputi inspeksi, palpasi, auskultasi dan perkusi
i. pemeriksaan penunjang: pemeriksaan labolatorium
2. Aalisis Diagnosa
Menemukan diagnosa masalah data dikumpulkan dan dikelomp[okan, lalu di identifikasikan, sehingga di dapatkan suatu kesimpulan masalah yang dialami klien.
3. diagnosa Potensial
Masalah yang mungkin timbul dan bila tidak segera diatasi akan mengancam keselamtan klien.
4. Tindakan segera
Tindakan yang harus secara cepat dan tepat tidak dapat ditunda karena bila terlambat datang menangani akan nerakibat fatal terhadap kesejahterahaan klien
5. Perencanaan
Menyusun rencana, menentukan tujuan dan criteria hasil
6. Pelaksanaan
Dilaksanakan sesuai dengan rencana tindkan yang telah ditetapkan, pelaksanan ini bidan harus secara mandiri dan apabila kasusu memerlukan tindakan diluar rencana dilakukan tindakan kolaborasi.
7. Evaluasi
Tindakan pengukuran antara keberhasilan tindakan yang dilakukan sesuai dengan rencana
Tujuannya untuk mengetahuisejauh mana keberhasilan tindakan yang dilakukan.




BAB III
TINJAUAN KASUS

3.1 PENNGKAJIAN DATA
Tanggal/jam pengkajian:  17 Januari 2013/ 17.50 wib
A.Data Subyektif
1. Identitas Bayi
          Nama bayi         : By Ny
          Umur     : 0 Hari
          Tgl/jam lahir      : 17 Januari 2013/17.30 wib
          Jenis kelamin     : laki laki
Identitas Orang Tua
          Nama     : Ny “T”                                              Nama Suami    : Tn “S”
          Umur     : 22 tahun                                            Umur               : 28 tahun
          Suku bangsa      : Jawa/Indonesia                      Suku Bangsa   : Jawa/Indonesia
          Agama   : Islam                                                  Agama             : Islam
          Pendidikan        : SMP                                      Pendidikan      : SMA
          Pekerjaan           : IRT                                        Pekerjaan         : Wiraswasta
          Penghasilan       : -                                             Penghasilan     : ± Rp 500.000/bulan
          Alamat   : Dsn. Asembagus Rt 06/Rw 02 purwoagung Tegaldlimo
1.2 Alasan Kunjungan
      Ibu mengatakan ingin memeriksakan kesehatan bayinya.
1.3 Keluhan Utama
      Ibu mengatakan bayinya sehat tidak rewel
1.4 Riwayat Kesehatan Sekarang
      Bayi lahir dengan usia kehamilan 9 bulan pada tanggal 17 Januari 2013 pukul 17.30 wib dengan keadaan bayi segera menangis dan bergerak aktif, panjang badan 50 cm, berat badan 3700 gram. Penolong persalinan bidan, proses persalinan normal, lingkar kepala 33 cm. Asuhan bayi baru lahir IMD dalam 1 jam pertama kelahiran bayi, penyuntikan Vit K, pemberian salep mata dan imunisasi HB0.


1.5 Riwayat Penyakit Keluarga
      Ibu bayi mengatakan dalam keluarga tidak ada riwayat penyakit menular seperti HIV, Hepatitis, TBC. Penyakit menahun seperti jantung, dan penyakit menurun seperti kencing manis, darah tinggi, asma.
1.6 Riwayat Neonatus
q   Riwayat Prenatal
      Keadaan ibu saat hamil sehat, ibu melakukan ANC di bidan sebanyak 9 kali.
TM I 2 kali
            keluhan                        : mual
            hasil pemeriksaan        : TD: 110/70mmHg, BB: 58kg, UK: 13                                               minggu, TFU: ballottement
            Teraphy                       : B6 3x1, Fe 1x1
KIE                             : kurangi makanan berlemak, makan   dengan porsi sedang  tapi sering
TM ll 3 kali
            keluhan                        : taa
            hasil pemeriksaan        : TD: 100/60mmHg, BB: 64,5kg, UK:                                                                                   26 minggu, TFU: 19 cm.
Teraphy                       : Fe 1x1, kalk 3x1
            KIE                             : istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi.
TM lll 4 kali
            keluhan                        : taa
            hasil pemeriksaan        : TD: 110/70mmHg, BB: 70kg, UK: 38 minggu,  TFU: 33cm
            teraphy                        : Fe 1x1, kalk 3x1, vit c 3x1
            KIE                             : senam hamil, konsumsi makanan bergizi
Status imunisasi: TT4

q  Riwayat Natal
   Bayi lahir spontan tanggal 17 januari 2013 pukul 17.30 wib, bererak aktif dan menangis kuat. Jenis kelamin laki-laki dengan apgar score 7-8. Keadaan Bayi saat lahir sehat, tidak ada penyulit, PB: 50cm, BB: 3700gr, ditolong oleh bidan. 


q  Riwayat Post Natal
              Keadaan bayi saat lahir sehat, menangis kuat, bernafas spontan, bergerak aktif, warna kulit merah muda, tidak ada kelainan, sudah dilakukan IMD setelah lahir, kolostrum sudah keluar, tidak ada infeksi tali pusat, tidak ada sianosis, belum BAK dan BAB, sudah diberi vit K, salep mata dan imunisasi HBO.

1.7 Riwayat Imunisasi
      Bayi telah mendapatkan imunisasi hepatitis B.
1.8 Pola Kebiasaan sehari-hari
  1. Pola nutrisi                  : Ibu mengatakan bayinya sudah di IMD
  2. Pola eliminasi              : Ibu mengatakan bayinya belum BAK dan  BAB
  3. Pola istirahat                : Ibu mengatakan bayinya lebih sering tidur  (± 4jam)
d.Pola hygiene                   : ibu mengatakan bayinya sudah dilakukan perawatan tali pusat.
e.Pola aktivitas                  : ibu mengatakan bayinya bergerak aktif dan tangisan kuat

B. DATA OBYEKTIF
1.Pemeriksaan Umum
ü  Keadaan umum: Bergerak aktif, tangisan kuat, daya hisap kuat.
ü  TTV:S: 36,8°c
           N: 130ˣ/m
           Pernafasan: 48ˣ/m
2. Pemeriksaan Fisik
Inspeksi
         Kepala             : Kulit kepala bersih, rambut tipis, warna  rambut hitam, UUB belum menutup.
         Mata                 : Simetris, kedua mata sering tertutup, tidak oedem pd palpebra, konjungtiva merah muda, sklera putih.
         Hidung            : Lubang hidung simetris, tidak ada  sekret, tidak ada pernafasan cuping hidung
         Mulut               : Mukosa bibir lembab, tidak ada labio skhizis, atau palato skhizis, tidak ada bercak putih pada lidah, tidak ada stomatitis.
         Telinga            : Simetris, tidak ada serumen.
         Dada                : tidak terdapat tarikan inter costae, puting simetris,
         Abdomen        : perut tidak membuncit, tali pusat basah, tidak ada  perdarahan talpus, tali pusat tertutup kassa.
         Genetalia                     : testis sudah turun ke skrotum, lubang penis diujung.
         Rektum                        : tidak terdapat atresia ani
         Ekstremitas atas           : simetris antara kanan dan  kiri, tidak oedema, tidak ada sindaktil dan polidaktil, tidak ada gangguan pergerakan.
         Ekstremitas bawah            : simetris antara kanan dan kiri, tidak oedema, tidak ada sindaktil dan polidaktil, tidak ada gangguan pergerakan.
Palpasi
      kepala                          : tidak ada benjolan dan nyeri tekan.
      abdomen                      : tidak ada pembesaran hati.
      punggung                    : tidak ada spina bifida
Auskultasi
      dada                             : tidak terdengar ronchi dan wheezing, bunyi nafas normal, denyut jantung normal.
      Abdomen                   : terdengar bising usus

3. Pemeriksaan Antropometri
            BB : 3700 gram
            PB : 50 cm
            LK : FO : 34 cm
                    MO : 35 cm
                        SOB : 32 cm
                        LD : 31 cm
                        LILA : 10 cm
                        Diameter :
                                    SOB : 9,5 cm
                                    SOF : 11 cm
                                    MO : 13,5 cm
                                    SMB : 9,5 cm
                        Diameter :
                                    Frontalis : 9 cm
                                    Pariental : 8 cm



4. Pemeriksaan Neorologi
            - Reflek bayi
q  moro reflek: positif (bayi mengangkat kedua tangan ke atas)
q  tonik reflek: positif (kepala bayi dapat mengikuti putaran)
q  Suckling reflek: positif (bayi menghisap putting dengan kuat)
q  Swallowing reflek: positif (banyi menelan tidak berbunyi)
q  Graps reflek: positif (bayi mengenggam saat jarinya di pegang)
q  Babynsky reflek: positif ( jari kaki mengembang saat telapak kaki di raba)
                                   
5. Data Penunjang
             -
ll. IDENTIFIKASI DIAGNOSA dan MASALAH
            Diagnosa: Bayi baru lahir hari ke 0 fisiologis
            Ds : ibu mengatakan bayinya sudah lahir
            Do : TTV : suhu          : 36,8°C
                                      nadi               : 130 x/menit
                                      rr                    : 48 x/menit
Riwayat Natal
            bayi lahir tanggal 17 januari 2013 oukul 17.30 wib spontan belakang kepala, tidak ada lilitan tali pusat, bergerak aktif dan menangis kuat, jenis kelamin laki-laki dengan apgar score 7-8, tidak asfiksia, PB= 50 cm, BB =3700 gram.
lll. Diagnosa Masalah Potensial
            -
lV. Tindakan Segera
            -
V. Intervensi
                        tanggal / jam : 17 januari 2013 / 18.30 wib
                        diagnosa : bayi Ny. “T” umur 0 hari
                        Tujuan                         : setelah di lakukan tindakan asuhan kebidanan                                                            selama 6 jam di harapkan bayi tidak hipotermi dan  kebutuhan nutrisi (ASI) sudah di berikan.
kriteria hasil     : - bayi tetap hangat, bayi mendapat ASI, akral hangat,     mengetahui terjadinya komplikasi.
                        kebutuhan        : -Memberikan rasa aman dan nyaman
                                                  -Mengajak bayi berinteraksi (berbicara/bernyanyi)
                                                  -Kontak mata.
INTERVENSI
1.Jaga kehangatan bayi
R/ Mencegah terjadinya hipotermi
2.Lakukan perawatan BBL
R/ agar bayi sehat
3. Anjurkan pada ibu untuk menjaga personal hygiene bayi
R/ Mencegah iritasi dan menghindari infeksi
4. Anjurkan ibu memberikan asi eksklusif sampai usia 6 bulan
R/ Asi makanan yang tepat untuk bayi usia 0-6 bulan sampai sistem pencernaan bayi bekerja secara sempurna
5. Ajarkan ibu cara menyusui yang benar
R/ Menghindari udara masuk ke mulut bayi dan mencegah kembung
6. Ajarkan ibu untuk menyusui sesering mungkin
R/ Mencukupi kebutuhan nutrisi bayi
7. Anjurkan ibu untuk imunisasi bayinya sesuai jadwal
R/ Mendapat kekebalan aktif tubuh sehingga tidak mudah tertular penyakit
8. Ajarkan pada ibu untuk mengetahui tanda bahaya pada bayi baru lahir
R/ Jika diketahui adanya komplikasi diharapkan ibu dapat segera memeriksakan bayinya sedini mungkin

VI. IMPLEMENTASI
Tanggal/Jam  : 17 januari 2013/19.00 WIB
Diagnosa        : By Ny “T” umur 0 hari
Implementasi
1.Menjaga kehangatan bayi
    - Menggedong dan memakaikan penutup kepala 
  - Tutup semua ruangan
  - Jauhkan dari semua peralatan yang menimbulkan dingin seperti AC,kipas angin dan yang dapat menimbulka/menghantarkan dingin
2. Melakukan perawatan bayi baru lahir
  - Mengeringkan bayi
  - Menutup tali pusat dengan kassa
  - Mengenakan pakaian bayi
  - Memberikan salep mata
  - Menyuntikkan vit k
  - Menyuntikkan imunisasi HBO
3. Mengajarkan ibu untuk menjaga personal hygiene
  - Menganti popok setelah BAB/BAK dan mebersihkan alat kelaminnya diberi air hangat
  - Jangan diberi bedak pada alat kemaluannya
  - Mengganti kassa tali pusat setiap selesai mandi
4. Menganjurkan ibu untuk memberikan asi eksklusif sampai 6 bulan
  - Ibu mengerti dan menyetujui.
5. Mengajarkan ibu cara menyusui yang benar
    -Mencuci tangan dengan air bersih yang     mengalir,
    -ibu duduk dengan santai kaki tdk boleh menggantung
    -perah sedikit ASI dan oleskan ke puting, areola dan sekitar
-          Posisikan bayi dengan benar
-          Bibir bayi dirangsang dengan puting ibu dan akan membuka lebar, kemudian dengan cepat kepala bayi didekatkan kepayu dara ibu dan puting serta areola dimasukkan kedalam mulut bayi
-          Cek apakah perlekatan sudah benar
6. Menganjurkan ibu untuk menyusui sesering mungkin
-Menyusui minimal 1 jam sekali dalam 24 jam
-jika bayi tidur segera dibangunkan.
7. Menganjurkan ibu untuk imunisasi bayinya sesuai jadwal.
-          Usia 0-1 bulan: BCG
-          Usia 2-4 bulan: DPT-HB dan polio
-          Usia 9 bulan: campak
8. Mengajarkan ibu untuk mengetahui tanda bahaya BBL
-          Suhu tubuh terlalu panas > 38°c atau terlalu dingin < 36°c
-          Warna kulit kuning (terutama pada 24 jam pertama), biru, pucat, memar.
-          Pemberian minum hisapan lemah, mengantuk berlebihan, banyak muntah.
-          Tali pusat merah, bengkak, keluar cairan (nanah), bau busuk, nafas sulit

VII. EVALUASI
 Tanggal / Jam : 17 Januari 2013 / 23.30 WIB
 Diagnosa        : By Ny “ T “ Umur 0 hari
s  : Ibu mengatakan bayinya belum minum ASI
o  : - TTV : S 36,8 º C , N : 130x/menit , rr : 48x/menit
        - Reflek Bayi
          * Rooting reflek        : Positif,bayi segera mencari putting
          * Suckling reflek       : Positif,menghisap putting susu dan areola dengan kuat
          * Swallowing reflek   : Positif,bayi segera menelan
          * Moro reflek             : Positif,bayi mengangkat tangan keatas
          * Tonik reflek             : Positif,kepala bayi dapat mengikuti putaran
          * Graps reflek              : Positif,bayi menggengam saat jari tangannya dipegang
          * Babynsky reflek       : Positif,jari kaki mengambang saat telapak kaki diraba
A     : Bayi usia 0 hari  
P      : Melanjutkan intervensi
          * Menjaga kehangatan bayi                  
          * Mengenali tanda bahaya pada bayi baru lahir
          * Memberikan  ASI eksklusif               
          * Menyusui sesering mungkin
          * Merawat tali pusat
          * Menjaga personal hygiene bayi
          * Kontrol ulang 3 hari lagi / jika ada keluhan

BAB IV
PENUTUP
KESIMPULAN
Dari berbagai uraian masalah penerapan manajemen kebidanan dalam memberikan Asuhan Kebidanan dapat diperoleh kesimpulan sbb:
1. Dalam melakukan pengkajian diperlukan komunikasi terauputik yang baik dengan klien   sehingga dapat diperoleh data yang lengkap
2. Dengan menganalisa dat secara cermat maka akan dibuat diagnosa masalah
3. Pelaksanaan tindakan disesuaikan dengan perioritas masalah didasarkan perencanaan tindakan yang disusun
4. Hasil evaluasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan merupakan penilaian tentang keberhasilan Asuhan kebidanan





DAFTAR PUSTAKA

-Suryana, Dra. Keperawatan Anak untuk Siswa SPK, 1996, Jakarta, EGC
-Saifudin, Abdul Bahri, Prof, Dr, SPOG, MPH, 2000, Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, Jakarta, Yayasan bina Pustaka Sarwono
-Ibrahim, Cristina, s.Dra, 1996, Perawatan kebidanan jilid II, Bratara,Jakarta
-Syahlan, Dr. SKM, 1993. Asuhan Kebidanan pada anak dalam konteks keluarga, Jakarta: Dep kes RI
-Obstetri Fisiologi, Bandung, 1983, UNPAD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar